Langsung ke konten utama

Postingan

khutbah-khutbah Al 'Allamah Al Buthy sejak 2011 hingga menjelang kesyahidan beliau.

WAJIB TONTON DAN SHARE! Sebuah film dokumenter yang amat mengharukan mengenai konflik Suriah. Dalam film ini dijelaskan bagaimana kronologi konflik Suriah dengan memperhatikan pernyataan atau khutbah-khutbah Al 'Allamah Al Buthy sejak 2011 hingga menjelang kesyahidan beliau. Di dalamnya terjawab apa yang sebenarnya terjadi di awal konflik, bagaimana sejak awal Syekh Buthi sudah menyampaikan peringatan kepada publik apa akibat dari aksi-aksi demonstrasi yang terjadi pada April 2011, bagaimana pemikiran beliau mengenai tuntutan reformasi (yang berubah menjadi kudeta), apa jawaban beliau terhadap berbagai fitnah, dll. Apa yang diungkapkan dalam film ini penting diketahui para pemerhati Timteng, para ustadz yang sering angkat bicara soal Suriah, serta rakyat Indonesia pada umumnya. Perkataan Syekh Buthy mengandung pelajaran abadi untuk umat manusia (terutama warga negara berkembang dan negara mayoritas Muslim). https://www.youtube.com/watch?v=6CCfQoIZyPQ

Surat Yasin mengalahkan Penggangu ...

Di kisahkan oleh seorang yg alim syekh muhyiddin kejadian yg terjadi pada dirinya bahwa : Suatu saat ia mengalami sakit yg begitu parah bahkan sudah di anggap akan menemui ajal , beliau bercerita : Ketika sakit itu aku tertidur dan dalam mimpiku aku bertemu dengan sekelompok orang yg sangat tidak mengenakan dilihat , mereka mendatangiku dan akan menyakitiku , tiba tiba datang seorang yg sangat indah ,  sangat wangi , melindungi ku dari sekelompok orang yg buruk buruk tsb , hingga ia mengalahkan mereka semua . Setelah itu aku berkata pada nya : siapa engkau ? Ia menjawab : aku adalah surat Yasin yg melindungimu . Seketika itu aku terbangun dalam mimpiku , dan aku lihat di samping ku ada ayahku beliau sedang membacakan surat Yasin di samping kepalaku sambil menangis , maka aku kabarkan apa yg terjadi padaku dalam mimpiku dan tidak berselang lama aku mendapatkan suatu riwayat hadits bahwa Rasulullah bersabda : إقرأوا على ...

AMALAN UNTUK ANAK KECIL YG SERING MENANGIS DAN TIDAK TIDUR

Tulislah di kertas: 1. Ayat 10 dari surat Al-Kahfi إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا 2. Ayat 11 dari surat Al-Kahfi فَضَرَبْنَا عَلَىٰ آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَدًا 3. Ayat 108 dari surat Thoha وَخَشَعَت الْأَصْوَاتُ لِلرَّحْمَنِ فَلَا تَسْمَعُ إِلَّا هَمْسًا 4. Surat Al-Falaq 5. Surat An-Nas Lalu kalungkan kepada bayi atau anak kecil yang sering menangis. InsyaAllah bisa tidur nyenyak dan jarang menangis.

Pembacaan Al-Fatihah Untuk Minum Kopi

Pembacaan Al-Fatihah Untuk Minum  Kopi  Diantara kebiasaan Habib Ahmad bin Hasan Al-Attas ra ,bilamana ia sudah selesai membaca Wirid-wiridan Akhir malam, maka ia menghadirkan Minuman Kopi dihadapannya. Lalu ia membaca Fatihah dibawah ini : أَلْفَاتِحَةَ أَنَّ اللهَ يَلْطُفُ بِالْمُسْلِمِيْنَ, وَيَحْفَظُهُمْ, مِنْ بَيْنِ أَيْدِيْهِمْ, وَمِنْ خَلْفِهِمْ, وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ, وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ,وَمِنْ فَوْقِهِمْ, وَمِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ مِنْ كُلِّ مَايُؤْذِيْهِمْ, فِى دِيْنِيْهِمْ وَدُنْيَاهُمْ وَأُخْرَاهُمْ وَمَعَاشِهِمْ وَمَعَادِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَأَوْلاَدِهِمْ,وَظَوَاهِرِهِمْ وَبَوَاطِنِهِمْ, وَأَسْرَارِهِمْ وَعَلاَنِيَّاتِهِمْ فِى جَمِيْعِ أَطْوَارِهِمْ فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلأَخِرَةِ فِى لُطْفٍ وَعَافِيَةٍ, وَإِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلْفَاتِحَةْ.....   أَلْفَاتِحَةَ لِمَشَايِخِ الْقَهْوَاةِ الْبُنِّيَةْ, وَمَنْ شَرِبَهَا بِنِيَّةْ, مِنْ صَالِحِى الصُّوْفِيَةْ, أَنَّ اللهَ يَتَغَشَّهُمْ بِالرّ...

MUTIARA MAHABBAH SANG QUTUB

Al-Habib Abu Bakar Bin Muhammad Assegaf Pernah Berkata, "Jika Seseorang Masuk Pada Salah Satu Waliyullah Dan Mengikuti Jalannya, Maka Dia Telah Menjadi Bagiannya  Dan Dalam Perhatiannya."   Mendengar Ini, Al-Habib Salim Bin Agil Berbicara Dalam Hatinya, "Bagaimana Mungkin Seseorang Dapat Mengikuti Waliyullah Dalam Setiap Keadaannya?"    Rupanya Al-Habib Abu Bakar Bin Muhammad Assegaf Mengetahui Isi Hati Dan Pertanyaan Itu Lantas Beliau Berkata, "Tidak Disyaratkan Baginya Untuk Mengikuti Semua Ihwal Dan Keadaan Si Wali Itu,  Jika Dia Mengikuti Si Wali Dalam Satu Hal Saja, Maka Yang Demikian Sudah Cukup Baginya Untuk Masuk Dalam Perhatian Si Wali,  Intinya Adalah Adanya Ta‟Alluq (Hubungan), Mahabbah Dan Keyakinan Yang Baik."